Identitas LembagaYayasan Sagori Lestari Indonesia (YSLI)
Bentuk LembagaYayasan Nirlaba Independen
Wilayah KerjaIndonesia, fokus utama Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara dan kawasan pesisir-pulau kecil
Sifat OrganisasiIndependen, partisipatif, profesional, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat
Latar BelakangBerangkat dari Alam, Sejarah, dan Budaya Sagori
Yayasan Sagori Lestari Indonesia didirikan sebagai wadah pengabdian masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, perlindungan lingkungan hidup, pelestarian budaya lokal, penguatan ekonomi masyarakat, serta advokasi kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan kelestarian sumber daya alam.
Nama “Sagori” diambil dari Pulau Sagori yang menjadi simbol kekayaan alam, sejarah, dan budaya masyarakat pesisir di Pulau Kabaena. Yayasan lahir dari keprihatinan terhadap degradasi lingkungan, ketimpangan akses terhadap sumber daya, hilangnya nilai-nilai budaya lokal, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi ekonomi berbasis sumber daya alam yang berkelanjutan.
Dalam menjalankan kegiatan, YSLI mengedepankan pendekatan partisipatif, berbasis riset, kolaboratif, dan berkeadilan sosial agar pembangunan memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.
Visi & MisiVisi
Terwujudnya masyarakat yang mandiri, sejahtera, berkeadilan, serta mampu mengelola sumber daya alam dan budaya secara lestari untuk keberlanjutan kehidupan.
Misi
- Mendorong perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
- Memperkuat nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat.
- Mengembangkan ekonomi hijau berbasis potensi lokal dan kewirausahaan masyarakat.
- Menghasilkan riset, kajian, dan advokasi kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
- Mengembangkan dokumentasi, publikasi, dan media sebagai sarana edukasi dan kampanye sosial.
Bidang ProgramLima Bidang Kerja
01. Lingkungan Hidup
Mendorong perlindungan, pemulihan, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan melalui keterlibatan aktif masyarakat.
- Konservasi hutan, pesisir, dan laut
- Perlindungan daerah tangkapan air dan sumber mata air
- Rehabilitasi ekosistem pesisir dan mangrove
- Pengelolaan sampah berbasis masyarakat
- Mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
- Pendidikan, kampanye, dan pemantauan lingkungan
02. Sosial dan Budaya
Memperkuat ketahanan sosial masyarakat serta melestarikan identitas budaya dan kearifan lokal.
- Pelestarian budaya lokal dan pengetahuan tradisional
- Penguatan kapasitas pemuda dan perempuan
- Pengembangan komunitas adat dan masyarakat lokal
- Pendidikan nonformal dan literasi masyarakat
- Pengurangan risiko bencana berbasis komunitas
- Perlindungan kelompok rentan
03. Ekonomi Hijau
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
- Usaha mikro berbasis potensi lokal
- Pertanian, perkebunan, dan perikanan berkelanjutan
- Ekowisata dan wisata berbasis masyarakat
- Energi terbarukan skala lokal
- Penguatan BUMDes dan koperasi
- Pengembangan produk unggulan desa
04. Riset dan Advokasi
Menghasilkan pengetahuan dan rekomendasi kebijakan yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan perlindungan hak-hak masyarakat.
- Penelitian sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan
- Pemetaan partisipatif wilayah masyarakat
- Kajian kebijakan publik
- Advokasi tata kelola sumber daya alam
- Penguatan hak masyarakat adat dan lokal
- Basis data pembangunan desa
05. Dokumentasi dan Media
Meningkatkan akses informasi publik serta memperkuat kampanye sosial, lingkungan, dan pembangunan berbasis bukti.
- Jurnalisme warga dan produksi konten edukasi
- Dokumentasi budaya dan lingkungan
- Pengelolaan data dan arsip digital
- Kampanye publik melalui media digital
- Pengembangan pusat informasi masyarakat
- Penerbitan buku, laporan, infografis, dan perpustakaan digital
Nilai OrganisasiEnam Nilai Utama
Integritas
Menjunjung tinggi kejujuran dan akuntabilitas.
Partisipatif
Melibatkan masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Keadilan Sosial
Memperjuangkan kesetaraan akses dan manfaat pembangunan.
Keberlanjutan
Menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam.
Profesionalisme
Bekerja berdasarkan data, pengetahuan, dan standar yang baik.
Kolaboratif
Membangun kemitraan dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.
Struktur PengurusPengurus Yayasan
PembinaMajenun
PengawasDr. Roslina, S.S., M.Hum.
KetuaSahrul
SekretarisAbdul Malik Akbar
BendaharaHardiansyah
Koord. Lingkungan HidupSuprin
Koord. Sosial & BudayaJumrad
Koord. Ekonomi HijauMuhamad Arif
Koord. Riset & AdvokasiRosniawanty Fikri Tahir
Koord. Dokumentasi & MediaFajrin